Promo Khusus Tentang INKARA Lokasi Toko Offline Hubungi Kami
PRE-ORDER
Buku Novel: ISI KEPALA GIAN (Kadang yang paling berisik adalah pikiran sendiri)

Buku Novel: ISI KEPALA GIAN (Kadang yang paling berisik adalah pikiran sendiri)

Karya: Fay Nurmagomedov

Proses ISBN
Masa Pre-Order (PO) Sedang Dibuka!
Buku sedang dalam tahap pendaftaran/cetak. Amankan kuota pesanan Anda sebelum kehabisan slot.
Harga Pre-Order
Harga Menyusul
Form Pemesanan (PO)
Dapatkan Harga Lebih Menarik!
Login sebagai member INKARA untuk menikmati harga terbaik yang tersedia. Masuk sekarang.
Gian bukan lelaki yang banyak bicara. Ia lebih sering menyimpan, daripada menjelaskan.
Di bangku sekolah, sebuah pertemuan kecil mempertemukannya dengan Bunga. Dari percakapan sederhana hingga isyarat-isyarat halus yang tak pernah benar-benar dikonfirmasi, ia mulai percaya bahwa perasaan bisa tumbuh tanpa banyak suara.

Di tengah perjuangan merantau dan kehilangan di usia muda, Gian belajar bahwa cinta tidak selalu tentang memiliki—kadang tentang menyelesaikan. Ketika ia berdiri di titik lelah paling sunyi, keputusan yang ia ambil justru mengubah arah hidupnya.
Tahun-tahun berlalu. Sebuah pertemuan kembali terjadi di tempat yang tak asing. Kali ini tanpa harapan yang menggantung, tanpa rencana yang berisik—hanya ketenangan yang matang.
Ini bukan kisah tentang siapa yang akhirnya bersama siapa.
Ini tentang seorang lelaki yang belajar menerima, menutup, dan tumbuh.
Tentang doa, kehilangan, dan keberanian untuk berkata:
"Aku sudah selesai.
Penulis Fay Nurmagomedov
Penerbit PT. Inovasi Karya Mahendra
Halaman 392
Sinopsis Gian bukan lelaki yang banyak bicara. Ia lebih sering menyimpan, daripada menjelaskan.
Di bangku sekolah, sebuah pertemuan kecil mempertemukannya dengan Bunga. Dari percakapan sederhana hingga isyarat-isyarat halus yang tak pernah benar-benar dikonfirmasi, ia mulai percaya bahwa perasaan bisa tumbuh tanpa banyak suara.

Di tengah perjuangan merantau dan kehilangan di usia muda, Gian belajar bahwa cinta tidak selalu tentang memiliki—kadang tentang menyelesaikan. Ketika ia berdiri di titik lelah paling sunyi, keputusan yang ia ambil justru mengubah arah hidupnya.
Tahun-tahun berlalu. Sebuah pertemuan kembali terjadi di tempat yang tak asing. Kali ini tanpa harapan yang menggantung, tanpa rencana yang berisik—hanya ketenangan yang matang.
Ini bukan kisah tentang siapa yang akhirnya bersama siapa.
Ini tentang seorang lelaki yang belajar menerima, menutup, dan tumbuh.
Tentang doa, kehilangan, dan keberanian untuk berkata:
"Aku sudah selesai.
Belum Ada Ulasan

Produk ini belum memiliki ulasan yang ditampilkan. Setelah ada review pelanggan, ulasannya akan muncul di bagian ini secara otomatis.