Promo Khusus Tentang INKARA Lokasi Toko Offline Hubungi Kami
HEMAT 18%
Buku Novel: ISI KEPALA GIAN (Kadang yang paling berisik adalah pikiran sendiri)

Buku Novel: ISI KEPALA GIAN (Kadang yang paling berisik adalah pikiran sendiri)

Karya: Fay Nurmagomedov

Buku Stok: 20
Promo Hemat Rp 21.000
Promo
Harga promo sedang aktif untuk produk ini.
Harga Produk
Rp 120.000
Rp 99.000
Hemat Rp 21.000 • Diskon 18%
Promo
Form Pemesanan
Dapatkan Harga Lebih Menarik!
Login sebagai member INKARA untuk menikmati harga terbaik yang tersedia. Masuk sekarang.
Gian bukan lelaki yang banyak bicara. Ia lebih sering menyimpan, daripada menjelaskan.
Di bangku sekolah, sebuah pertemuan kecil mempertemukannya dengan Bunga. Dari percakapan sederhana hingga isyarat-isyarat halus yang tak pernah benar-benar dikonfirmasi, ia mulai percaya bahwa perasaan bisa tumbuh tanpa banyak suara.

Di tengah perjuangan merantau dan kehilangan di usia muda, Gian belajar bahwa cinta tidak selalu tentang memiliki—kadang tentang menyelesaikan. Ketika ia berdiri di titik lelah paling sunyi, keputusan yang ia ambil justru mengubah arah hidupnya.
Tahun-tahun berlalu. Sebuah pertemuan kembali terjadi di tempat yang tak asing. Kali ini tanpa harapan yang menggantung, tanpa rencana yang berisik—hanya ketenangan yang matang.
Ini bukan kisah tentang siapa yang akhirnya bersama siapa.
Ini tentang seorang lelaki yang belajar menerima, menutup, dan tumbuh.
Tentang doa, kehilangan, dan keberanian untuk berkata:
"Aku sudah selesai.
Penulis Fay Nurmagomedov
Penerbit PT. Inovasi Karya Mahendra
ISBN 978-634-7240-40-8
Halaman 392
Sinopsis Gian bukan lelaki yang banyak bicara. Ia lebih sering menyimpan, daripada menjelaskan.
Di bangku sekolah, sebuah pertemuan kecil mempertemukannya dengan Bunga. Dari percakapan sederhana hingga isyarat-isyarat halus yang tak pernah benar-benar dikonfirmasi, ia mulai percaya bahwa perasaan bisa tumbuh tanpa banyak suara.

Di tengah perjuangan merantau dan kehilangan di usia muda, Gian belajar bahwa cinta tidak selalu tentang memiliki—kadang tentang menyelesaikan. Ketika ia berdiri di titik lelah paling sunyi, keputusan yang ia ambil justru mengubah arah hidupnya.
Tahun-tahun berlalu. Sebuah pertemuan kembali terjadi di tempat yang tak asing. Kali ini tanpa harapan yang menggantung, tanpa rencana yang berisik—hanya ketenangan yang matang.
Ini bukan kisah tentang siapa yang akhirnya bersama siapa.
Ini tentang seorang lelaki yang belajar menerima, menutup, dan tumbuh.
Tentang doa, kehilangan, dan keberanian untuk berkata:
"Aku sudah selesai.
Belum Ada Ulasan

Produk ini belum memiliki ulasan yang ditampilkan. Setelah ada review pelanggan, ulasannya akan muncul di bagian ini secara otomatis.